CARA MELUKIS DINDING KAMAR TIDUR

Diposkan pada : 03-02-2015 14:31:51

Cara melukis dinding kamar tidur - Pertama siapkan peralatan yang akan digunakan untuk melukis dinding, seperti : Cat, kuas, kertas koran dan tangga, dan kursi. Kemudian siapkan contoh gambar yang  sebagai panduan untuk melukis dinding kamar tidur tersebut. di mulai dengan sketsa menggunakan pensil setelah dirasa cocok baru kemudian di tebalkan dengan menggunakan cat berwarna.

Tetapi bilamana tidak ingin repot dengan hal tersebut di atas maka kami solusinya untuk melukis dinding kamar tidur dengan kualitas di jamin puas karena dilukis oleh pelukis yang profesional.

Melukis dinding kamar tidur, mungkin kedengarannya agak jarang, tetapi saat ini sangat tren sekali, dari lukisan tersebut bisa membuat suasana kamar lebih luas, lebih nyaman dan lebih segar. Jika lukisan itu pemandangan 3D seolah olah kita tidur di alam terbuka, jika lukisan itu sebuah ruangan yang luas dengan isi barang barang kesukaan kita, ini tentu sangat menyenangkan, Jika lukisan itu adalah awan, angkasa seolah olah kita seang melayang layang di angkasa. Pokoke yo wes keren banget..., Pengen nyoba di kamar 5 x 5 saya....

Buat Diri anda betah di kamar tidur anda dengan lukisan lukisan yang sehati dengan anda. Raditya pelukis dinding adalah solusi untuk ini, konsultasi gratis, konsep gratis, Harga terjangkau.. Ingat lukisan ingat raditya, Lihat Tembok / dinding ingat www.raditnyapelukisdinding.com hehehe. (pcb)

-------------------------------------------------------

Info Terkini

Jasa Lukis Dinding

Bekasi, Sako-Indonesia.com — Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan menyebut tokoh-tokoh lama yang saat ini digadang maju sebagai calon presiden sebagai "para pemimpin daur ulang" atau "recycled leaders". Menurut dia, tidak ada perubahan tawaran baru yang diberikan kepada para tokoh lama ini. Oleh karena itu, Anies yakin bahwa Pemilu 2014 akan menjadi ajang bagi pemimpin muda unjuk gigi dengan ide-ide segar.

"Recycled leaders sudah terlalu lama. Ini era demokrasi dan kita sekarang bagian dari global community. Kita bukan mencari pemimpin yang mencari masalah, sementara saat ini pendekatannya cenderung seperti itu, tidak ada bedanya," ujar Anies saat berdiskusi dengan redaksi Kompas.com, Rabu (29/1/2014).

Saat ditanyakan siapakah recycled leaders yang dimaksudnya? Anies pun berseloroh. "Ya itulah, yang maju berkali-kali, tapi nggak menang-menang," ujarnya tertawa.

Peserta Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat itu menyadari bahwa tokoh-tokoh lama ini masih cukup memiliki dukungan dalam survei. Namun, Anies mengutarakan bahwa keberadaan tokoh itu tak akan ada apa-apanya jika dibandingkan dengan elektabilitas Jokowi yang membenamkan semuanya.

"Sebesar apa pun Pak Ical, tapi Pak Jokowi ini beyond. Semua kecil jika dibandingkan Jokowi," imbuhnya.

Masih banyaknya tokoh lama yang maju sebagai calon presiden, menurut Anies, tak lepas dari persepsi masyarakat tentang politik yang begitu buruk. Dia menuturkan, generasi muda yang hadir pada masa Orde Baru, di dalam pikirannya, sudah tertanam untuk tidak mau mengurusi politik. Generasi saat ini, sebut Anies, melihat partai politik sebagai sebuah formalitas belaka.

"Terjadi penurunan. Ini berbeda dengan orang-orang generasi saya, yang merasakan masa transisi Orde Lama ke Orde Baru. Bagaimana parpol berperan sehingga generasi saya bisa dibilang lebih sensitif terhadap politik," kata pria kelahiran Kuningan, Jawa Barat, 7 Mei 1969, ini.

Dengan kondisi tersebut, Anies pun berusaha menawarkan ide tidak dengan menjual janji, tetapi dengan membuat sebuah gerakan. "Saya hadir dengan ide mari sama-sama kita menyelesaikan masalah," katanya.

Penggagas Gerakan Indonesia Mengajar ini mengaku berusaha membuat semua orang menyelesaikan persoalan di sekelilingnya. Setelah itu, mereka diajak untuk mengajak orang lainnya melakukan perbuatan baik yang serupa. Hal ini dilakukan Anies bersama relawan "Turun Tangan" yang kini jumlahnya ribuan dan tersebar di seluruh Indonesia.

Sumber :kompas.com

Editor : Maulana Lee

Jasa Lukis Dinding