JASA LUKIS DINDING KAMAR

Diposkan pada : 13-03-2015 02:20:49

Jasa lukis dinding di kamar hadir untuk kamu yang tertarik untuk menggunakan seni lukis dinding dalam menghias rumah. Beda dengan cat biasa dengan warna yang itu-itu aja, melalui seni lukis ini, anda bisa berkreasi dalam mempercantik griya anda. tampilan yang berbeda dengan yang lain tentu saja akan menjadi daya tarik tersendiri buat banyak orang. Begitu juga dengan kehadiran seni lukis untuk dinding rumah.


Anda bisa mengaplikasikan seni lukis dinding kamar ini untuk berbagai ruangan. Designnya pun dapat anda tentukan sendiri sesuai dengan selera. Ruangan-ruangan yang dapat anda hias dengan seni lukis dinding seperti :

  • Kamar tidur anak,
  • Kamar tidur tamu,
  • Kamar mandi,
  • Ruang tamu,
  • Ruang keluarga,
  • Ruang tv,
  • Pekarangan.

 

Kami dari jasa lukis dinding kamar bersedia mendukung anda, information lebih lanjut dapat menghubungi kami di no 0822-9867-5016

-------------------------------------------------------

Info Terkini

Jasa Lukis Dinding

saco-indonesia.com, Ketua Komisi VII DPR Sutan Bhatoegana telah merampungkan pemeriksaannya dalam kasus dugaan suap di Kementerian ESDM di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta. Selama hampir 5 jam lebih, politisi Partai Demokrat itu telah mengaku dicecar terkait pembahasan anggaran di Kementerian ESDM.

"Saya dipanggil sebagai saksinya Pak WK (Sekjen ESDM Waryono Karno). Enggak jauh berbeda seperti yang kemarin, lebih banyak membahas tentang pembahasan anggaran di ESDM," ujar Sutan, keluar pukul 15.00 WIB, Kamis (23/1).

Sutan juga mengatakan, penyidik juga banyak menanyakan hal itu kepadanya, selaku Ketua Komisi VII di DPR bidang minyak, bumi dan gas. Setiap keputusan, lanjut Sutan, pasti telah memerlukan tanda tangannya. Untuk itulah, menurut Sutan, penyidik ingin mengonfirmasi hal tersebut.

"Jadi yang masalah-masalah anggaran semua, itu yang telah dipertanyakan," ujarnya.

Terkait dalam pemberian THR dari Rudi Rubiandini, Sutan juga mengaku tidak ada hal semacam itu. "Enggak, enggak ada," bantahnya.

Saat ditanya apakah siap untuk disumpah pocong atas kesaksiannya, Sutan malah berkelakar. Sutan juga menyudahi, dan masuk ke dalam mobil Alphard hitam bernopol B 1957 SB.

"Ah, kau ada-ada saja. Udah, udah," singkatnya.

Sebelumnya, kediaman dan ruang kerja Sutan di DPR digeledah oleh penyidik KPK. Diduga, penyidik juga mengendus jejak tersangka di ruangan dan rumah Sutan.

Dalam BAP tersangka Deviardi, Sutan disebut telah bertemu Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini untuk dapat meminta uang tunjangan hari raya. Rudi pun kemudian memberi uang untuk Sutan dan anggota Komisi VII DPR, yang diserahkan melalui Tri Yulianto.

Kemudian, berdasarkan Informasi yang dihimpun, duit dari Tri kemudian dibagikan Sutan kepada anggota Fraksi Demokrat di Komisi VII di sebuah restoran di pusat perbelanjaan di kawasan Senayan, Jakarta Selatan.


Editor : Dian Sukmawati

Jasa Lukis Dinding